BUPATI ASEP JAPAR INSTRUKSIKAN DINAS PU LEBIH RESPONSIF DAN TRANSPARAN

Politik 01 Apr 2026 21:21 2 min read 11 views By Media Jejak Sindikat
BUPATI ASEP JAPAR INSTRUKSIKAN DINAS PU LEBIH RESPONSIF DAN TRANSPARAN
Hadapi Dinamika Aspirasi Publik dengan Pendekatan Komunikatif dan Berbasis Data

JEJAK SINDIKAT SUKABUMI – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menekankan perlunya transformasi pola kerja di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar lebih sigap, adaptif, dan terbuka dalam merespons dinamika keluhan serta aspirasi masyarakat terkait infrastruktur. Penekanan ini disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di pelataran kantor DPU, Rabu (1/4/2026).

 

Bupati menyoroti pentingnya literasi digital dan komunikasi publik yang efektif. Di tengah maraknya perbincangan terkait kondisi jalan di media sosial, ia meminta aparatur tidak bersikap pasif, melainkan hadir memberikan penjelasan yang faktual, edukatif, dan berorientasi pada solusi.

 

“Kami mengimbau agar setiap kritik dan masukan masyarakat dijawab dengan data yang akurat dan rencana kerja yang jelas. Transparansi adalah kunci; masyarakat perlu memahami bahwa penanganan infrastruktur terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai skala prioritas,” ujar H. Asep Japar.

 

Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi kinerja jajaran PU meskipun dihadapkan pada beban kerja dan ekspektasi publik yang tinggi. Ia meminta agar semangat pengabdian dan profesionalisme tetap terjaga demi menjamin kualitas pelayanan yang optimal.

 

“Tantangan yang dihadapi memang tidak ringan, namun saya yakin dengan kekompakan dan dedikasi yang tinggi, segala kendala dapat kita lalui bersama. Pelayanan terbaik kepada rakyat harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

DINAMIKA PEMBANGUNAN DAN TANTANGAN EKONOMI

 

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, memaparkan kondisi terkini pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Ia mengakui bahwa capaian kerja masih perlu ditingkatkan mengingat adanya sejumlah kendala strategis yang dihadapi.

 

Uus menjelaskan bahwa keterbatasan alokasi anggaran serta fluktuasi harga material konstruksi akibat pengaruh ekonomi global menjadi faktor utama yang mempengaruhi ritme dan volume pekerjaan. Hal ini menyebabkan beberapa program penanganan jalan belum dapat dilaksanakan secara maksimal dan menyeluruh.

 

“Kenaikan harga bahan bangunan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pelaksanaan proyek. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk tetap bergerak efektif meskipun dalam kondisi keterbatasan tersebut,” paparnya.

 

KEBERSAMAAN DAN APRESIASI PENGABDIAN

 

Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan kegiatan sosial berupa pemberian santunan dan perlengkapan sekolah kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian bersama. Selain itu, Bupati juga memberikan penghormatan khusus kepada para pegawai yang telah memasuki masa purna bakti, sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas dedikasi dan loyalitas mereka selama mengabdi kepada daerah.(red)

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp